Aku ngerti gimana rasanya kalau lagi jatuh cinta, bahagianya kaya lagi di surga. Semua-semua yang mau dilakuin jadi keliatan menyenangkan, apalagi kalau ternyata cinta yang kamu rasain saat ini ternyata terbalaskan. *uhh! aku yakin kamu akan langsung bilang "Iya Mau" sambil mantuk-mantuk malu-malu dan memandanginya penuh pesona :-/ *udahpahambangetaku. Pada situasi seperti ini kamu harus mampu mengendalikan diri, ada orang bijak bilang kalau hati sedang meletup-letup janganlah kamu mengambil keputusan, soalnya keputusan yang diambil bisa-bisa cuma karena emosi belaka atau nafsu sesaat. Hal yang kamu perlu lakukan adalah jangan langsung menjawab "Iya" tapi, pulanglah dulu kerumah atau ketempat teman atau ketempat sepi untuk memikirkan jawaban yang tepat. Nah, disini nih tugas aku buat ngingetin kamu hal-hal yang sering kamu lupain saat kamu mau menerima cinta seseorang, semoga bisa buat bahan pertimbangan ya. 1. Situasi Meskipun menerima cinta seseoran...
Suatu sore ketika suami saya sedang menunggu teman, ia menggerutu bertanya, kenapa saya harus selalu menunggu, padahal saya selalu datang tepat waktu ketika punya janji, Ah! Menyebalkan! Gerutu yang pendek tapi, akan saya coba beri penerangan biar ia tidak terus-terusan tenggelam dalam pertanyaan yang sama setiap kali menunggu! Perlu kamu ketahui, Mas. mungkin, suatu kebaikan itu tidak selalu dibalas dengan kebaikan yang sama. Tuhan membalas kebaikan dengan kebaikan yang memang kita butuhkan, jangan-jangan kamu mendapatkan aku sebagai istrimu itu merupakan kebaikanmu menunggu teman selama ini. "Maksudnya?" Suami saya belum nyambung sama bahasan saya. Begitu saja kamu nggak mengerti! Begini, misal kamu membantu nenek-nenek membawakan bakul yang berat, besoknya dijalan kamu membawa belanjaan banyak lalu dompetmu hilang, kira-kira mana yang lebih kamu butuhkan? orang yg membantu membawakan belanjaanmu atau orang yang menemukan dan mengembalikan dompetmu? Sudah tak perlu d...