Langsung ke konten utama

Perusahaan Future Penipu? ; Pengalamanku di Perusahaan Future

Ini pengalamanku bekerja di salah satu perusahaan future/pialang berjangka. 
Minggu lalu, aku baru aja dapet panggilan interview dan kemarin aku udah mulai training di pt. Cent*al Cap*ta* Future (maap aku sensor takutnya bermasalah). Sebenernya sebelumnya aku udah searching ttg perusahaan tersebut,  dan hasilnya mayoritas mereka bilang perusahaan ini penipu. Oiya sebelumnya perusahaan future/pialang berjangka ini ada perusahaan yang menawarkan jasa ekonomi non bank,  seperti investasi atau saham. Awalnya aku melamar di bagian admin tapi aku dipindah ke PO (Portofolio officer) yang tugasnya adalah mengelola uang nasabah pakai forex atau kami disebut trader, jadi untung ruginya investor itu ada ditangan trader. Hari pertama aku training aku cemas sekaligus ingin tahu apa benar perusahaan ini penipu atau bukan. Training dari jam 9.30-15.00 dengan materi pengenalan aplikasi forex dan pengenalan ttg perusahaan. Hari pertama aku nggak mencium adanya penipuan, aku pun nggak dipungut biaya apapun. Hari kedua materi training lebih ke memahirkan main forex gimana caranya trader bisa profit dan meminimalisir resiko kerugian. Ya,  sampai sini pun masih belum ngeh penipuanya dimana. Akhirnya aku tanya-tanya tentang uang nasabah dikemanakan dan kebanyakan nasabah untung/rugi atau adakah uang nasabah yang dibawa kabur atau uang nasabah yang diakali biar seakan-akan hangus,  dan ternyata waktu amati semuanya AMAN dan ada buktinya. Yah,  tapi dihari ke empat ada mulai mencurigakan, yang lagi training angkatanku ada 4 orang,  yang 1 bagian managemen trainer dan aku dan yang lainya di PO, waktu aku tanya ke temenku yang diposisi MT ternyata dia juga ditraining dg materi yang sama yaitu mengolah forex.  Dan,  ternyata semuanya kerjanya sama ya main forex,  dan kalau kamu mau dapat penghasilan kamu harus dapat nasabah minimal dengan investasi 50juta, nah uang nasabahmu itu yang akan kamu mainkan di akun forexmu itu, jadi untung/rugi uang itu ada ditanganmu,  tapi tenang para trader di PT CCF ini sudah dilatih agar meminimalisir resiko kerugian dan lebih sering profit/untung. Jadi intinya PT CCF ini menurutku tidak melakukan penipuan kepada nasabah atau penipuan kepada karyawanya dalam hal financial,  namun PT CCF ini hanya kurang terbuka ketika mengiklankan loker dimana ada beberapa posisi ternyata UUM (Ujung-Ujungnya Marketing) dan tidak menginformasikan tentang sistem gajinya secara terbuka karena sebenarnya PT CCF ini tidak menggunakan sistem gaji tapi sistem komisi, komisinya kalau nggak salah persenan untuk tradernya paling tinggi dari profit. Sebenarnya, kalau kamu sudah bisa mendapatkan satu aaja investor komisi yang kamu dapat setiap harinya bisa beratus ratus ribu,  ya itu mememang harus bekerja keras.

Kesimpulan: PT CCF ini tidak melakukan penipuan kepada nasabah karena uang nasabah aman dan tenaga tradernya sudah ditraining agar profit dan sangat meminimalisir kerugian, hanya saja PT CCF ini tidak terbuka tentang posisi pekerja yang sebenarnya mereka menjadikan semuanya marketing dan trader serta tidak terus terang tentang sistem gaji tapi menggunakan sistem komisi. V

Dari segi prospek : bekerja di PT CCF ini menurutku sangat menguntungkan sekali dan menjadi ladang uang untuk kamu yang tahan mental dan pekerja keras plus pandai marketing. ya karena tidak jarang karyawan dikantor tiba-tiba teriak histeris karena trading profitnya besar. Dalam sekejap bisa dapat keuntungan puluhan juta dari keuntungan itu dibagi untuk nasabah,  untuk kantor,  dan yang paling banyak untuk trader (kamu).


Komentar

  1. Apakah tugas PO jg harus mencari nasabah?

    BalasHapus
  2. saya baru dapat panggilan kerja di salah satu perusahaan future sebagai bussines consultan, apakan untuk posisi tersebut melakukan hal serupa?
    dan bila kita tidak mendapatkan nasabah apa kita akan mendapatkan gaji pokok yg disepakati ketika wawancara berlangsung?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haiii septiyanus. Bantu jawb ya. Aku pernh kerja dipialang. Memang bukn penipu, tapi bnyak yng licik dan culas. Kamu gak akan digaji klo gak closing. Saya kerja 5 bulan cuma dapet 119rb. Karna uang nasabah saya hilang. Dan komisi dimakan sama manager. Dan uang puluhan juta itu uang keluarga. Nyari nasabah gak segampang itu sayang. Jadi harus hati2 ya. Ini pengalamnku. Mungkn ada juga manager pialang yng jujur. Tapi bnyakan culas. Karna lumyn tau juga bbrapa perusahaan pialang

      Hapus
  3. lebih banyak untungnya atau ruginya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm susah sih kalau ngomong untung rugi kalau permudah ini hukum supply & demand . jikalau ente untung 10 miliar berarti di luarsana ada yg rugi 10 miliar kalau ente loss rugi 10 miliar di luarsana ada yg untung 10 miliar semoga dapat di mengerti.

      Hapus
    2. hampir sama kyak judi dong klo kyak gitu?

      Hapus
  4. knp nggk mencoba buat main applikasi trader sndri aja pke modal sndri, kan cara2xnya udh tau

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. karena duit trader ga sebanyak nasabah
      2. banyak yg trader minta persentatase profitnya ama nasabah dari uang nasabahnya yg mainin oleh trader
      3. jika loss trader tidak bertanggung atas resiko yg terjadi sudah di beritau sejak awal kerugian ditanggung sendiri leh nasabah sekian semoga membantu

      Hapus
  5. Ternyata oh ternyata. Pantes aja saya lamar, besoknya langsung dipanggil. Dan saya pun agak curiga pas pt itu nyoba nelpon saya berulang kali (karena sengaja gak diangkat)
    Untung gak jadi saya angkatin waktu itu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Kebaikan tak Melulu di balas Dengan Kebaikan yang Sama

Suatu sore ketika suami saya sedang menunggu teman, ia menggerutu bertanya, kenapa saya harus selalu menunggu, padahal saya selalu datang tepat waktu ketika punya janji, Ah! Menyebalkan! Gerutu yang pendek tapi, akan saya coba beri penerangan biar ia tidak terus-terusan tenggelam dalam pertanyaan yang sama setiap kali menunggu! Perlu kamu ketahui, Mas. mungkin, suatu kebaikan itu tidak selalu dibalas dengan kebaikan yang sama. Tuhan membalas kebaikan dengan kebaikan yang memang kita butuhkan, jangan-jangan kamu mendapatkan aku sebagai istrimu itu merupakan kebaikanmu menunggu teman selama ini. "Maksudnya?" Suami saya belum nyambung sama bahasan saya. Begitu saja kamu nggak mengerti! Begini, misal kamu membantu nenek-nenek membawakan bakul yang berat, besoknya dijalan kamu membawa belanjaan banyak lalu dompetmu hilang, kira-kira mana yang lebih kamu butuhkan? orang yg membantu membawakan belanjaanmu atau orang yang menemukan dan mengembalikan dompetmu? Sudah tak perlu d...

Cermin - Maneqin Dalam Toples

"Aku mau dia, ibu!" Kataku memaksa. Wanita dihadapanku yang kelihatan sepuluh tahun lebih muda diusia senjanya itu terenyak, menyandera bola mataku kuat-kuat. "Tidak." Katanya tegas. "Sudah ibu siapkan jodoh untukmu." "Kenapa? Bukankah katamu, seorang ibu akan bahagia jika mendapati anaknya bahagia juga? Berarti ibu bohong kepadaku, pembohong." Bentakku. "Alina!" Panggilan ibu menahanku yang hendak pergi dengan lelaki yang ku perjuangkan hidup mati di wajahnya. "Tidak akan pernah ada seorang ibu yg bahagia jika melihat anak semata wayangnya mencintai lelaki mainan seperti itu." Senyap. Hanya ada suara nafasku yang berkejaran. Semakin erat aku menggenggam lelaki yang kusebut-sebut kekasih. Pelan-pelan aku beranikan diri mencari perlindungan dari air mukanya. Namun, tetap saja dia hanya berdiri tanpa gerak, di dalam toples